Untuk Hidup yang Terasa Sesak
Oleh: Summerin
Bertemu insan dan memenuhi panggilan dari setiap sudut kesibukan mungkin membuat hari terasa sesak penuh kata, namun tak bermakna.
Ada kalanya kita harus memperlambat langkah, mengeja ulang setiap hembusan nafas dan mencoba merangkai setiap kata yang terasa sesak.
Hingga akhirnya kita bisa melangkah tak tergesa, bernafas lebih lega, melanjutkan untaian kata tanpa rasa sesak dan bisa memaknai setiap perjalanan yang terasa berat.
-
Lahir di tanggal 9 Maret 2006 hingga menginjak bangku SMA di 2024, dia hidup di lingkungan yang sedenter. Memasuki dunia perkuliahan dia harus pergi merantau, dan menetap di rumah sementaranya alias kosan. Dulu hobinya menggambar, sekarang hobinya membersihkan segala hal, serta selalu berusaha mencari ide cerita ditengah kantuk menjelang alam tidurnya. Dulunya jarang membaca, hanya menyukai pelajaran Bahasa Indonesia saja, karena menghitung baginya hal yang melelahkan. Ternyata menulis cerita lebih dari matematika, rumusnya bukan rumus pasti yang bisa ia temukan, tetapi rumusnya bisa berubah-ubah dan ditemukan di segala tempat. Ternyata lebih memusingkan.
Lihat semua pos