Lompat ke konten
Beranda » Blog » MALAM KETIKA AKU BELAJAR MEMBACA – Cerita Motivasi

MALAM KETIKA AKU BELAJAR MEMBACA – Cerita Motivasi

KARYA TULIS YANG TERINSPIRASI DARI LAGU
“IQRO”

Judul Lagu: Iqro
Penyanyi: Raim Laode
Jenis Karya: Cerita Motivasi

MALAM KETIKA AKU BELAJAR MEMBACA

Malam itu aku duduk sendirian di teras rumah, menatap langit yang dipenuhi bintang. Angin berhembus pelan, dan untuk sesaat aku merasa dunia begitu luas, sementara aku hanyalah titik kecil yang nyaris tak berarti di dalamnya. Aneh rasanya, semakin lama aku menatap langit itu, semakin aku menyadari betapa selama ini aku terlalu sibuk mengagumi diri sendiri, lupa bahwa ada Sang Pencipta yang jauh lebih layak untuk dikagumi.

Aku teringat pada masa-masa ketika aku merasa paling benar, paling tahu, dan paling berhak menghakimi orang lain. Aku lupa bahwa aku pun hanyalah manusia biasa, sekecil debu di tengah hamparan semesta yang begitu megah. Betapa seringnya kesombongan kecil bersembunyi di balik kata-kata yang terdengar biasa saja, dan aku baru menyadarinya di bawah langit malam itu.

Aku pun mulai belajar membaca ulang hidupku, bukan sekadar membaca huruf yang tertulis di buku, tetapi membaca tanda-tanda yang selama ini terlewat begitu saja. Cara pohon-pohon berdiri kokoh tanpa mengeluh, cara bintang-bintang bersinar tanpa perlu disaksikan siapa pun, semuanya seperti mengajarkanku satu hal sederhana: menjadi baik tidak harus terlihat, cukup dilakukan dengan tulus.

Di titik itu aku berjanji pada diriku sendiri untuk berhenti mencari makna hidup di tempat yang salah, tidak lagi menunggu kebahagiaan datang di masa depan yang belum tentu kujumpai. Aku belajar bahwa kebahagiaan sesungguhnya ada di sini, di waktu yang sedang kujalani sekarang, dalam napas yang masih diberikan, dan dalam kesempatan untuk memperbaiki diri hari demi hari.

Sejak malam itu, aku mencoba menjadi pribadi yang lebih rendah hati, lebih banyak bersyukur, dan lebih peka terhadap tanda-tanda kebesaran-Nya yang tersebar di sekelilingku. Aku sadar perjalanan ini tidak akan selesai dalam semalam, akan ada saat aku kembali lupa dan merasa besar, tetapi setidaknya kini aku tahu ke mana harus kembali: menengadah, merenung, dan membaca diri dengan lebih jujur.

Mungkin kita semua pernah merasa kecil di bawah langit malam, merasa ragu tentang arti hidup yang kita jalani. Namun justru dari rasa kecil itulah kita bisa belajar menjadi manusia yang lebih baik, yang berhenti sombong dan mulai bersyukur atas setiap hal sederhana yang selama ini luput dari perhatian.

-Ikatanbathin

Bagaimana reaksi kamu?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *