Lompat ke konten
Beranda » Blog » “Ternyata Dewasa Itu…” – Cerita Motivasi

“Ternyata Dewasa Itu…” – Cerita Motivasi

“Ternyata Dewasa Itu…”
Karya: xyazmr_

“Kamulah yang bertanggung jawab atas dirimu, kebahagiaanmu dan masa depanmu”. Ucap guru fisikaku 5 tahun lalu yang masih melekat di telingaku sampai saat ini. Dari ucapan itu aku belajar satu hal bahwa di fase dewasa kita mempunya kendali sepenuhnya atas diri kita sendiri. Ketika kita masuk ke dalam dunia perkuliahan terlebih memutuskan untuk merantau semuanya mulai terasa berbeda, yang tadinya pagi hari sudah ada ibu yang menyiapkan sarapan sekarang kita yang harus masak sendiri atau membeli makanan dari luar. Kalau sakit biasanya ada orang tua yang mengurus tapi ketika merantau kita harus kuat bertahan sendirian.

Ada waktu-waktu di mana yang melelahkan itu bukan cuma fisik, tapi juga pikiran. Tugas yang menumpuk, uang yang mulai menipis, dan badan yang terkadang terasa kurang fit. Kalau sedang di rumah, mungkin tinggal bilang “mah, aku sakit,” lalu semuanya diurus. Tapi saat merantau, kita belajar diam. Bukan karena tidak ingin bercerita, tapi karena sadar, tidak semua hal bisa selalu kita sandarkan ke orang tua.

Di situlah pelan-pelan kita berubah. Dari yang dulu bergantung, jadi mulai belajar berdiri sendiri. Dari yang mudah mengeluh, jadi lebih banyak mencari solusi. Kita belajar mengatur uang, mengatur waktu, bahkan mengatur emosi.

Kadang juga ada rasa iri, melihat teman-teman yang terlihat lebih “mudah” jalannya. Tapi seiring waktu, kita sadar bahwa setiap orang punya jalannya masing-masing. Tidak ada yang benar-benar mudah, hanya saja tidak semua orang menunjukkan perjuangannya.

Dan di titik tertentu, kita akan mengerti maksud dari kalimat itu. Bahwa hidup ini memang tentang tanggung jawab. Bukan hanya soal sukses atau tidak, tapi tentang bagaimana kita tetap berjalan, meskipun pelan, meskipun jatuh berkali-kali.

Dewasa itu ternyata bukan tentang umur. Tapi tentang bagaimana kita bertahan saat keadaan tidak sesuai harapan, tetap melangkah meski tidak ada yang menyuruh, dan tetap percaya bahwa semua usaha yang kita lakukan hari ini, sekecil apa pun, akan berarti untuk masa depan.

Karena pada akhirnya, tidak ada yang benar-benar bisa menjalani hidup kita selain diri kita sendiri. Dan mungkin, itu yang membuat perjalanan ini terasa berat… tapi juga sangat berharga.

Bagaimana reaksi kamu?
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *