PERINGATAN DARI BUNDA
Karya: Candra
Alerta! Alerta!
Bunda sedang bersedih!
Bunda sedang bersedih!
Ini yang Bunda katakan,
Wahai anak-anakku! Kusampaikan pesan ini untuk kalian semua!
Bunda sedang bersedih!
Bunda tidak mengerti dan Bunda sangat sedih!
Apakah Bunda berbuat salah? Apakah Bunda tidak cukup untuk kalian?
Apakah Bunda belum menjalankan peran dengan baik sebagai seorang Bunda?
Bunda sudah menyediakan banyak hal untuk kalian,
Bunda sudah mengatur segalanya sesuai kapasitas untuk kalian,
Bunda sudah merawat dan menjaga dunia untuk kalian,
Bunda sudah memastikan kehidupan yang layak untuk kalian.
Namun mengapa, mengapa berakhir menjadi seperti ini?
Mengapa kalian tidak cukup dengan apa yang sudah Bunda sediakan?
Mengapa kalian malah mengambil lebih jatah yang sudah Bunda sediakan?
Mengapa kalian merusak dunia yang sudah Bunda sediakan?
Mengapa kalian masih belum merasa cukup dengan kehidupan kalian?
Bunda sedih! Sungguh, sungguh, sedih.
Wahai, anak-anakku!
Bukalah mata kalian sebelum terlambat!
Sadarlah sebelum kalian menyesalinya!
Tindakan kalian membuat Alam murka!
Selama ini Bunda meyakinkan Alam untuk bersabar.
Bunda yakin anak-anak Bunda akan berubah
Namun Bunda salah, dan Alam sudah tidak bisa menahan dirinya lagi.
Tolong, anak-anakku, dengarlah peringatan dari Bunda!
Bila Alam sudah berkehendak, maka sial lah kalian!
Alam tidak peduli dan memandang kalian semua sama.
Alam tak akan segan membumihanguskan peradaban yang kalian bangun selama ini.
Di situlah Bunda tak punya kuasa.
Hanya bisa berada di pojokan bersama duka.
Jadi, tolong anakku, tolong dengarkan peringatan Bunda!
Sebelum Alam murka, sebelum Bunda tenggelam di lautan duka.
Alerta! Alerta!