Pemimpi
Karya : Tresna Dian
Ekspektasi yang wajar tidaklah sesuai realita
Terkadang lebih baik
Lebih sering sebaliknya
Kala tak pernah bosan membawa manusia
Kepada roda yang permainkan hidupnya
Tapi yang suka dilupa manusia
Adalah Tuhan yang selalu merawatnya
Lebih dibandingkan apa pun
Sederhana penjagaan sebuah mimpi
Di mana manusia berharap dan melindungi
Mimpi yang bagaikan ikan di langit
Mimpi yang bagaikan tonggak prajurit
Yang membawa kepada keutuhan
Hasilnya banyak pahit
Seperti ampas kopi
Orang-orang mulai asing
Kepada semua yang normal
Kepada mimpi yang penuh seri
Yang buat jiwa manusia sempurna
Dari kekurangannya
Dari kelemahannya
Dari ketakutannya
Dari kecemasannya
Andai manusia …
Hanya Tuhan dan sang pemimpi yang tahu
Bagaimana reaksi kamu?
+1
1
+1
2
+1
+1
+1