Lompat ke konten
Beranda » Blog » Pada Asa yang Tersirat di Ufuk Waktu – Puisi

Pada Asa yang Tersirat di Ufuk Waktu – Puisi

Pada Asa yang Tersirat di Ufuk Waktu
– R.D. Mahardika –

Dengan sajak kutadahkan doa;
bak cahaya bintang jatuh, kusimpan harap dalam gulita semesta.
Kulihat masa depan di matanya:
bayang samar berpendar,
menari di antara bias langit dan desir gelisah jiwa.

Ia bukan lelaki, bukan wanita,
melainkan siluet waktu yang menyulam makna.
Lembutnya menyatu dengan malam,
seolah purnama tak lagi sendiri di ujung malam kelam.

Aku adalah tanah—diam tapi setia,
sedang dia mentari yang jauh,
hangat namun tak bisa kurengkuh dalam peluk yang nyata.

Kita terpaut bukan oleh jarak,
tapi oleh garis waktu yang enggan kembali.
Renjana pun menjadi mantra,
yang kusimpan dalam gulungan hari,
menuju esok yang belum berani kusebut pasti.

Bagaimana reaksi kamu?
+1
2
+1
3
+1
0
+1
0
+1
0

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *