Lompat ke konten
Beranda » Blog » Karam dalam Tubuh – Puisi

Karam dalam Tubuh – Puisi

Karam dalam Tubuh
Karya: Summerin

Bersemayam dalam kerangka tubuh
Peluh, luka yang terbungkus
Menopang sang rusuk
Yang kian tersudut

Harap tubuhnya seperti dulu
Kurengkuh sang penopang hidup
Bisikkan harap penuh pilu
“Biarkan ia sekuat dulu”

Kini sang nahkoda telah karam
Tubuhnya kian muram
Jiwanya kian terbawa ombak
Menyisakan cahaya temaram dalam kapal


Sumber gambar: –

Bagaimana reaksi kamu?
+1
1
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0

Penulis

  • Summerin

    Lahir di tanggal 9 Maret 2006 hingga menginjak bangku SMA di 2024, dia hidup di lingkungan yang sedenter. Memasuki dunia perkuliahan dia harus pergi merantau, dan menetap di rumah sementaranya alias kosan. Dulu hobinya menggambar, sekarang hobinya membersihkan segala hal, serta selalu berusaha mencari ide cerita ditengah kantuk menjelang alam tidurnya. Dulunya jarang membaca, hanya menyukai pelajaran Bahasa Indonesia saja, karena menghitung baginya hal yang melelahkan. Ternyata menulis cerita lebih dari matematika, rumusnya bukan rumus pasti yang bisa ia temukan, tetapi rumusnya bisa berubah-ubah dan ditemukan di segala tempat. Ternyata lebih memusingkan.

    Lihat semua pos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *