Harus yang baru?
Oleh Daun Hilir
Setelah menunggu beberapa lama,
akhirnya aku bisa memaksakan diri untuk kembali pulih dari suatu hal yang membuat pikiran dan perasaanku berantakan.
Suatu hal yang baru dan selalu dicari,
Dari luka-luka itu telah berhasil membawakanku pada suatu lembaran yang baru.
Dari luka-luka itu berhasil membawaku pada ruang ikhlas tanpa jeda yang baru.
Dari ruang ikhlas itu membawaku pada ruang hati yang indah yang baru,
dengan hati yang indah membawaku pada jatuh cinta yang baru,
jatuh cinta yang baru kepada diriku sendiri.
Akan ada lembar cerita baru di mulai,
setelah cerita lama berakhir.
Harus yang baru? Atau harus mulai dari awal?
Dengan sedikit paksaan semua akan biasa saja,
setelah terbiasa.
Karena hal baru dengan penuh warna,
aku harus bisa melupakan hal-hal yang membuat luka-luka itu tumbuh kembali.
Baleendah, 8 Agustus 2024
Sumber gambar: Koleksi Pribadi Penulis