Lompat ke konten
Beranda » Blog » Bidang Tanah yang Terkelupas – Puisi

Bidang Tanah yang Terkelupas – Puisi

Bidang Tanah yang Terkelupas
Oleh Nisrina Ayuningtyas

Hingga saat itu,
Empunya selalu berkata tidak ingin.

Alih-alih keluar meninggalkan rongga-rongga di sekitar,
ia tak berani jatuh, memilih bersemayam pada atmosfer yang sama dan berulang.

Padahal apa yang mesti ia cemaskan?
memilih terbelenggu pada kesemuan yang kesekian,
mengabaikan irama-irama kebebasan,
yang tentu dengan kesadaran, empunya tau
jauh di lubuk hati, ingin mencicipi sudut dinding yang lain.

Harapan itu agaknya berkesempatan terwujud,
semesta kembali berbaik hati mendukungnya,
setelah berkali-kali dibiarkan terlewati, lagi.

Kulit yang tidak cukup keras itu, semisal ia mengusahakan
berhasil terkelupas, ia bebas.
Ia hirup udara baru,
Ia lihat wajah baru,
Ia dengar melodi baru.

Pada akhirnya ia tak mengelak untuk tau,
dunia tempatnya hidup,
tak kurang hanya sebagian kecil yang terjamah.

Ia kembali haus.

(2024)


Sumber gambar: –

Bagaimana reaksi kamu?
+1
0
+1
9
+1
0
+1
0
+1
0

Penulis

  • Nisrina Ayuningtyas

    Nisrina Ayuningtyas, seorang perempuan kelahiran tahun 2003 yang sedari kecil begitu menaruh minat menjadi seorang pendidik. Berasal dari desa yang asri di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat—wilayah yang dikenal dengan julukan “Kota Kuda”. Saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia, program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jika ingin melihat jejaknya, bisa berteman melalui akun media sosial Instagram @nisrinatys_.

    Lihat semua pos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *