Riak Waktu
oleh Virda Arifa Rahma
Di sudut hatiku yang sunyi,
Masih terdengar desiran angin malam.
Tujuh tahun telah berlalu,
Namun bayanganmu tetap menghantuiku.
Aku mencoba menemukan jalan keluar,
Namun langkahku terhenti di persimpangan waktu.
Harapan terjalin di antara benang-benang yang tak terlihat,
Menyulam cerita yang entah kapan akan berakhir.
Dalam senja yang merona,
Aku mencari makna dalam langkahmu,
Merenungi makna dari tatapanmu yang ambigu.
Namun kebenaran tetap menjauh seperti bayangan.
Mungkin suatu hari, di tempat yang tak terduga,
Kita akan menemukan titik temu di antara keraguan.
Ataukah ini hanya mimpi yang terus berputar,
Dalam alur waktu yang tak terpetakan.
Rasaku tidak akan pernah terucap,
Walaupun waktu terus mendesak.
Hingga saat itu tiba, biarlah rasa ini berdiam,
Menyelinap di antara kehampaan dan harapan.
Terima kasih untuk detik-detik yang tak terlupakan,
Meski dalam kegelapan, hatiku enggan melupakan.
Sumber gambar: –