Lompat ke konten
Beranda » puisi » Halaman 2

puisi

Melecun – Puisi

MelecunKarya: Maharani Intan Phitaloka Kamboja anggun rimbun rembangterinjak-injak bunganya sayanghitam kosong jendela si culuntak daya tanah bumi basah lecunsama basah layak tanahMuberteriak terparau pun dengarMu Bandung, 18 September 2024

Karam dalam Tubuh – Puisi

  • oleh

Karam dalam TubuhKarya: Summerin Bersemayam dalam kerangka tubuh Peluh, luka yang terbungkus Menopang sang rusuk Yang kian tersudut Harap tubuhnya seperti dulu Kurengkuh sang penopang hidup Bisikkan harap penuh pilu “Biarkan ia sekuat dulu” Kini sang nahkoda telah karam Tubuhnya… Selengkapnya »Karam dalam Tubuh – Puisi

Hanya Pada-Mu – Puisi

Peraih penghargaan “Karya Terbaik” dalam kategori Cerpen pada Monthly Words Weaving Al-Qolam September 2024 Hanya Pada-Mu Oleh: Widya Ningsih Ruang kelabu memenuhi isi kepalaku Entah karena debu atau mungkin karena rindu Saat ini aku hanya sedang merasa ragu Oleh siapa… Selengkapnya »Hanya Pada-Mu – Puisi

Bisikan Takdir – Puisi

  • oleh

Peraih penghargaan “Karya Terbaik” dalam kategori Puisi pada Monthly Words Weaving Al-Qolam September 2024 Bisikan Takdir Oleh: NaMuri Di persimpangan jalan itu, kebisingan menjelma menjadi alunan romansa, debu jalanan menguar menjadi aroma sukacita, menyambut dua pasang mata, yang tak sengaja… Selengkapnya »Bisikan Takdir – Puisi

Tangga Adiguna – Puisi

Tangga Adiguna Oleh: Muhammad Hariz Semua berawal dari langkah sederhana Tersusun rapi naik menapaki nirmana Harap saja tidak menjadi terlena Sebab hidup secepat karmina Berkelana jauh dari bijana Sudah risiko di jalan untuk gundah gulana Cobalah semua bagaikan wahana Tuk… Selengkapnya »Tangga Adiguna – Puisi