Lompat ke konten
Beranda » Arsip untuk Maharani Intan Phitaloka

Maharani Intan Phitaloka

Saya tidak punya kata untuk dituangkan pada bagian “tentang penulis”, sebagaimana mestinya memperkenalkan diri. Namun, yang pasti, "Melecun" ditulis ketika saya harus memutuskan serta melepaskan apa yang diberiNya, dengan perasaan tak ada daya, rasa syukur harus terpanjat, sekalipun begitu meragu. Saya menulis karena ingin, karena butuh proses inkubasi, jadi... mungkin "Melecun" bukan karya baru yang dibuat spontan dadakan, tetapi hadirnya bagian dari perjalanan saya. Terima kasih.

AKASIA – Puisi

AKASIA Karya : Maharani Intan Phitaloka Aku telah bicara, tanpa lidah, tanpa suara. Kupetik Akasia—kupaku di hadapanmu bagai tubuh-tubuh luka yang tak bisa kau baca. Kau diam. Kau tunduk pada waktu sementara aku masih berdiri sekeras akar, sehampa langit dini… Selengkapnya »AKASIA – Puisi

Melecun – Puisi

MelecunKarya: Maharani Intan Phitaloka Kamboja anggun rimbun rembangterinjak-injak bunganya sayanghitam kosong jendela si culuntak daya tanah bumi basah lecunsama basah layak tanahMuberteriak terparau pun dengarMu Bandung, 18 September 2024