Lompat ke konten

Denayut Irama – Cerpen

Denayut IramaOleh: Aulia Nur Latifah Kota itu tidak lahir dari tanah. Ia tersusun dari kalimat-kalimat yang diucapkan berulang hingga bunyinya mengeras dan menetap. Dari sanalah dinding-dinding bertumbuh, dari kebiasaan yang diulang tanpa jeda. Atap-atap menjulur dari anggukan yang tak pernah… Selengkapnya »Denayut Irama – Cerpen

Napas Terakhir – Puisi

Napas Terakhir Karya: Sachiemori Raksasa penghantar udara menjulang dengan gagah Memberi napas kehidupan bagi semesta Riuh tawa warga memenuhi sekelilingnya Membuat sang raksasa tersenyum, tenang bersahaja Angin datang berkunjung kepadanya Menyapa di pagi hari, lalu kembali pergi menyisir dunia Tiba-tiba,… Selengkapnya »Napas Terakhir – Puisi

Benar-benar Merdeka? – Puisi

  • oleh

Benar-benar Merdeka? Karya: Alif Seorang Kawan bertanya “Bung, Apakah kita sudah benar-benar Merdeka?” Aku menghela napas panjang Lalu menghisap kopi yang hangatnya telah pergi dipeluk malam Dalam pikiranku muncul satu pertanyaan Apa arti Merdeka itu saat ini? Bebas dari penjajahan?… Selengkapnya »Benar-benar Merdeka? – Puisi

Tidak Belajar – Puisi

Tidak Belajar Karya: Nadya Nur Afifah Mumtaz Indonesia itu minim literasi Pelajaran sejarah saja para siswanya tidur di kelas Sejarah itu bagi mereka nggak berguna di masa depan Isinya cuman hafalan kejadian di masa lalu yang kemungkinan kecil terjadi di… Selengkapnya »Tidak Belajar – Puisi