Lompat ke konten
Beranda » Blog » Suara Dunia untuk Kiblat Pertama – Cerpen

Suara Dunia untuk Kiblat Pertama – Cerpen

Suara Dunia untuk Kiblat Pertama
Karya: Muthia Afifah

 Ruang digital membawaku menyusuri belahan bumi yang tak pernah sepi. Betapa ia mengalunkan telingaku dengan deru senjata yang konon menyerbu tanpa jeda. Ia membuka mataku untuk melihat gedung yang meledak dahsyat, hingga puingnya lari tanpa kendali. Bahkan ia mengabarkan bahwa regu penyelamat yang hendak ke sana tak hentinya dibabat. Aku terus menyusuri berbagai beranda digital. Bumi yang dulu menjadi kiblat pertama itu sedang tidak baik-baik saja. Akan tetapi, ia tetap teguh menahan runtuh. Luka mereka sungguh nyata. Walau begitu, harapan tak berhenti menyala.

Ternyata, dunia semakin melihat dengan nyata. Walau dari balik kaca, semua bersuara. Tak memandang benua maupun agama, selagi mereka masih mengaku bahwa dirinya manusia. Dunia semakin ramai dengan gemuruh kebenaran. Mirisnya, hampir tak kutemukan suaraku di sana. Padahal, suara itu telah menggema di seluruh dunia, sebagai isyarat keberpihakan.

Sedikit demi sedikit aku tergerak, memancarkan suara. Berjuang menjadi titik kecil dari jutaan langkah besar di luar sana. Melawan hal yang diingkari nurani. Menumbuhkan cinta, untuk negeri yang selalu terjaga dengan doa. Lantas aku kembali bertanya, “Apa lagi yang bisa aku lakukan?”

Bagaimana reaksi kamu?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *