Lompat ke konten
Beranda » Karya Tulis » Puisi » Halaman 3

Puisi

Pemimpi – Puisi

PemimpiKarya : Tresna Dian Ekspektasi yang wajar tidaklah sesuai realitaTerkadang lebih baikLebih sering sebaliknya Kala tak pernah bosan membawa manusiaKepada roda yang permainkan hidupnya Tapi yang suka dilupa manusiaAdalah Tuhan yang selalu merawatnyaLebih dibandingkan apa pun Sederhana penjagaan sebuah mimpiDi… Selengkapnya »Pemimpi – Puisi

AKASIA – Puisi

AKASIA Karya : Maharani Intan Phitaloka Aku telah bicara, tanpa lidah, tanpa suara. Kupetik Akasia—kupaku di hadapanmu bagai tubuh-tubuh luka yang tak bisa kau baca. Kau diam. Kau tunduk pada waktu sementara aku masih berdiri sekeras akar, sehampa langit dini… Selengkapnya »AKASIA – Puisi

Serumit Langit – Puisi

Serumit Langit Karya: Summerin Memahami langit beserta isinya Tak semudah meniupkan pohon jati beserta akarnya Dia serumit jeritan orang-orang di bangsal rumah sakit jiwa Sesulit angka-angka yang berderet di barisan rumus milik cendikiawan Sesuatu seperti langit sangat berharga Dia berharga… Selengkapnya »Serumit Langit – Puisi

Sepertiga Malam – Puisi

Sepertiga Malam Oleh : Penaliaaa Dari dulu petuah ibunda tersayang terngiang, “Kalau ingin meminta, di sepertiga malamlah berjuang.” Lalu tanya kuurai, apa gerangan alasannya, Katanya, di sepertiga malam sunyi, banyak jiwa terlena. Maka Maha Pendengar di sana, lebih cepat mendengar,… Selengkapnya »Sepertiga Malam – Puisi

Melecun – Puisi

MelecunKarya: Maharani Intan Phitaloka Kamboja anggun rimbun rembangterinjak-injak bunganya sayanghitam kosong jendela si culuntak daya tanah bumi basah lecunsama basah layak tanahMuberteriak terparau pun dengarMu Bandung, 18 September 2024