{"id":756,"date":"2026-05-15T13:40:15","date_gmt":"2026-05-15T13:40:15","guid":{"rendered":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/?p=756"},"modified":"2026-05-15T13:40:17","modified_gmt":"2026-05-15T13:40:17","slug":"cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/","title":{"rendered":"Cita, Peluk, dan Pulang &#8211; Cerita Motivasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong>Cita, Peluk, dan Pulang<\/strong><br \/>\nKarya: Dwi Fitri Anggraini<\/p>\n<p>Malam jum\u2019at di ruang kos-kosan ukuran 4 x 4 cm, di kasur biru yang seadanya, Helena menangis tersedu-sedu, air matanya terus keluar membasahi bantal, dadanya perih bagikan luka terkena garam.<\/p>\n<p>Ia sibuk mempertanyakan \u201capa yang salah dari dirinya?\u201d \u201cberhakkah ia dicintai?\u201d dan \u201cmengapa ia terus diperlakukan seenaknya dengan tidak adil?\u201d tangisnya malam ini ternyata disebabkan oleh kejadian tadi pagi, ketika ia mendengar dari sudut paling pojok diruangan dosen, Dosen matkul kimia kesukaannya, sedang berbincang dengan dosen lainnya. dosen itu membicarakannya dan berkata \u201csi Helena anak semester 5 itu ya Bu, sebetulnya seperti tidak punya masa depan, bapaknya hanya buruh lepas, ibunya bekerja membersihkan rumah orang lain. Bagus sih dianya pintar jadi bisa kuliah di sini dan bisa bantuin penelitian saya tentunya. Tapi setelah lulus nanti entah jadi apa anak itu.\u201d Dosen tersebut tertawa terbahak-bahak kemudian melanjutkan perkataannya.<\/p>\n<p>\u201cKalau bukan karena saya yang baik hati dan ngasih dia kesempatan ikut penelitian saya, mana ada yang mau sama dia. Dia juga cerita bu, pengen kuliah ke luar negeri, Haduuh, pengen ketawa saya dengernya.\u201d<\/p>\n<p>Dan di malam itu Helena baru bisa tertidur pukul 02.00 malam, Ia lelah terus menangis.<\/p>\n<p>Sudah dua hari sejak kejadian itu berlalu, Helena masih berada di atas kasurnya bukan berarti ia tidak bangun sama sekali, Ia tetap makan namun seadanya, Ia tidak pergi berkuliah. Hatinya masih sakit, tidak lagi peduli pada dirinya dan mengabaikan semua pesan dari teman-temannya.<\/p>\n<p>Kini, waktu menunjukkan pukul 11 malam, Helena duduk memeluk lutut di sudut kasur, menatap kosong ke arah dinding.<\/p>\n<p>Kalimat itu terus terngiang.<\/p>\n<p>\u201cHelena anak semester 5 itu ya Bu, sebetulnya seperti tidak punya masa depan, bapaknya hanya buruh lepas, ibunya bekerja membersihkan rumah orang lain.\u201d Suara dosennya. Suara orang yang selama ini paling ia kagumi. Dosen favoritnya.<\/p>\n<p>Raras menunduk dalam di atas kasur. Dadanya kembali sesak mengingat semuanya. Ia mencoba tidur. Namun matanya panas. Air mata kembali jatuh.<\/p>\n<p>\u201cAku capek\u2026\u201d Suaranya nyaris tak terdengar. Untuk pertama kalinya sejak lama, ia merasa dirinya begitu kecil.<\/p>\n<p>Begitu tidak berharga. Entah kapan akhirnya ia tertidur.<\/p>\n<p>Helena membuka mata perlahan, angin hangat menyentuh pipinya. Ia mengerjap bingung, langit biru membentang luas di atas kepalanya. Rumput hijau bergoyang pelan tertiup angin dan aroma tanah dan bunga liar memenuhi udara.<\/p>\n<p>\u201cIni\u2026 di mana?\u201d<\/p>\n<p>\u201cKakak!\u201d Suara kecil yang melengking terdengar dari kejauhan.<\/p>\n<p>Helena menoleh. Seorang anak perempuan berlari ke arahnya dengan tawa riang. Usianya mungkin sekitar lima atau enam tahun. Rambutnya sedikit berantakan. Sepatunya penuh tanah.<\/p>\n<p>Anak itu berhenti tepat di depannya sambil tersenyum lebar.<\/p>\n<p>\u201cAyo main!\u201d<\/p>\n<p>\u201cKamu siapa?\u201d Helena bingung.<\/p>\n<p>Anak kecil itu malah tertawa.<\/p>\n<p>\u201cKakak lucu.\u201d Sebelum Raras sempat bertanya lagi, tangan kecil itu sudah menariknya berlari menembus hamparan rumput luas. Mereka tertawa. Berlari tanpa arah, dan untuk beberapa saat, Raras lupa rasanya sesak di dada. Ia lupa tangisnya. Lupa semuanya. Anak kecil itu terus bercerita tanpa henti. Tentang kupu-kupu, tentang langit, tentang cita-cita.<\/p>\n<p>\u201cAku nanti mau jadi dosen!\u201d<\/p>\n<p>Helena tersenyum kecil.<\/p>\n<p>\u201cDosen?\u201d<\/p>\n<p>\u201cIya!\u201d jawab anak itu semangat. \u201cAku mau ngajar di universitas luar negeri!\u201d<\/p>\n<p>Helena terdiam. Kalimat itu terasa familiar.<\/p>\n<p>Anak kecil itu lalu duduk di atas rumput sambil mencabuti bunga liar kecil di dekat kakinya.<\/p>\n<p>\u201cTapi kata mereka cita-citaku ketinggian.\u201d Jelas sang anak sambil terus mencabuti bunga liar<\/p>\n<p>\u201cKata siapa?\u201d Tanya Helena dengan nada sedikit naik<\/p>\n<p>\u201cTeman-teman.\u201d<\/p>\n<p>Anak kecil itu menirukan suara seseorang dengan wajah cemberut.<\/p>\n<p>\u201cEmang orang tua kamu kerja apa?\u201d Sang anak menirukan teman-temannya.<\/p>\n<p>\u201cMana mungkin kamu bisa jadi orang hebat.\u201d<\/p>\n<p>\u201cCuma anak buruh.\u201d<\/p>\n<p>Helena terpaku, angin mendadak terasa dingin, adegan di sekelilingnya berubah perlahan. Kini ia melihat anak kecil itu berdiri di depan beberapa anak lain di sebuah kelas sederhana.<\/p>\n<p>Wajah kecil itu merah menahan marah, namun matanya tetap berani.<\/p>\n<p>\u201cMemangnya kenapa kalau orang tuaku kerja buruh?\u201d Suara kecil itu bergetar.<\/p>\n<p>\u201cKerjaan ayah ibuku halal. Dan aku bangga sama mereka.\u201d<\/p>\n<p>Helena menatapnya tanpa suara, dadanya terasa penuh.<\/p>\n<p>Adegan kembali berubah.<\/p>\n<p>Kini anak kecil itu sedang duduk di boncengan motor tua bersama ayahnya di malam hari. Sang ayah mengenakan jaket lusuh yang basah oleh hujan.<\/p>\n<p>\u201cKamu harus kuliah ya nanti.\u201d Suara ayahnya lembut.<\/p>\n<p>\u201cBiar hidup kamu lebih baik dari ayah sama ibu.\u201d<\/p>\n<p>Lalu berganti lagi.<\/p>\n<p>Ibunya sedang menghitung uang receh di meja makan.<\/p>\n<p>\u201cKalau kurang nanti ibu cari tambahan lagi.\u201d Jelas sang Ibu dengan mantap.<\/p>\n<p>\u201cTapi aku bisa cari beasiswa, Bu.\u201d<\/p>\n<p>\u201cIbu tahu anak ibu pintar,\u201d jawab ibunya sambil tersenyum. \u201cTapi doa ibu enggak pernah kurang buat kamu.\u201d<\/p>\n<p>Helena menunduk. Air matanya jatuh satu per satu. Ia menatap anak kecil di depannya lagi, anak itu masih tersenyum cerah seolah dunia belum pernah melukainya.<\/p>\n<p>Sedangkan dirinya sekarang\u2026<\/p>\n<p>Hancur hanya karena beberapa kalimat.<\/p>\n<p>\u201cKenapa kakak nangis?\u201d Helena cepat-cepat menghapus air matanya.<\/p>\n<p>\u201cEnggak apa-apa.\u201d Helena Bohong.<\/p>\n<p>Anak kecil itu mendekat pelan.<\/p>\n<p>\u201cKakak habis dimarahin ya?\u201d Helena tidak menjawab. Kemudian anak itu duduk di sampingnya.<\/p>\n<p>\u201cAku pikir nanti kalau udah besar\u2026\u201d katanya pelan, \u201caku bakal jadi orang keren.\u201d Tangis Helena pecah. Ia menutup wajahnya. Untuk pertama kalinya dalam beberapa hari terakhir, ia menangis keras tanpa menahan suara.<\/p>\n<p>Karena ia sadar. Anak kecil ini\u2026 Adalah dirinya sendiri, dirinya yang dulu begitu percaya pada mimpi. begitu bangga pada orang tuanya., begitu yakin bahwa ia pantas dicintai.<\/p>\n<p>Sementara dirinya sekarang justru lupa semua itu.<\/p>\n<p>Helena menatap anak kecil itu dengan mata basah.<\/p>\n<p>\u201cNama kamu siapa?\u201d Anak kecil itu diam sebentar. Lalu tersenyum kecil.<\/p>\n<p>\u201cKakak lupa?\u201d Angin berembus lembut.<\/p>\n<p>\u201cNamaku Helena.\u201d Dunia seakan berhenti. Raras menatap wajah kecil di depannya dengan napas gemetar. Cara anak itu tersenyum. Cara menggenggam rumput saat gugup. Sorot matanya. Semuanya\u2026Adalah dirinya.<\/p>\n<p>Helena berlutut, dadanya terasa sesak sekaligus hangat, bertahun-tahun ia mencoba menjadi kuat untuk semua orang, sampai lupa bahwa ada bagian kecil dalam dirinya yang juga ingin dipeluk.<\/p>\n<p>Air matanya jatuh semakin deras.<\/p>\n<p>\u201cSini\u2026\u201d Suaranya bergetar.<\/p>\n<p>\u201cPeluk aku.\u201d<\/p>\n<p>Anak kecil itu langsung memeluknya erat. Hangat. Sangat hangat. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Helena merasa dirinya pulang.<\/p>\n<p>Helena terbangun dengan napas tersengal. Pagi sudah datang. Cahaya matahari masuk dari sela tirai kamar. Dadanya masih terasa berat. Namun entah kenapa, tidak lagi sehancur kemarin. Ia duduk perlahan di tepi kasur. Ia membersihkan meja belajarnya perlahan. Lalu membuka<br \/>\nlaptop. Dan tanpa ragu, ia mengetik surat pengunduran diri dari penelitian dosennya.Tangannya masih sedikit gemetar. Lukanya belum sepenuhnya hilang. Namun kini ia tahu satu hal. Perkataan seseorang tidak pernah bisa menentukan nilai dirinya. Karena jauh sebelum dunia mencoba meruntuhkannya, pernah ada seorang anak kecil yang percaya penuh bahwa ia pantas memiliki masa depan. Dan anak kecil itu\u2026 masih hidup di dalam dirinya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cita, Peluk, dan Pulang Karya: Dwi Fitri Anggraini Malam jum\u2019at di ruang kos-kosan ukuran 4 x 4 cm, di kasur biru yang seadanya, Helena menangis tersedu-sedu, air matanya terus keluar membasahi bantal, dadanya perih bagikan luka terkena garam. Ia sibuk mempertanyakan \u201capa yang salah dari dirinya?\u201d \u201cberhakkah ia dicintai?\u201d dan \u201cmengapa ia terus diperlakukan seenaknya&hellip;&nbsp;<a href=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/\" rel=\"bookmark\">Selengkapnya &raquo;<span class=\"screen-reader-text\">Cita, Peluk, dan Pulang &#8211; Cerita Motivasi<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":306,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","footnotes":""},"categories":[131,16,9,8],"tags":[133,20,268,18],"ppma_author":[249],"class_list":["post-756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita-motivasi","category-friday-love-letter","category-karya-tulis","category-kepenulisan","tag-cerita-motivasi","tag-friday-love-letter","tag-karya-kepenulisan","tag-karya-tulis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cita, Peluk, dan Pulang - Cerita Motivasi - AL-QOLAM<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cita, Peluk, dan Pulang - Cerita Motivasi - AL-QOLAM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cita, Peluk, dan Pulang Karya: Dwi Fitri Anggraini Malam jum\u2019at di ruang kos-kosan ukuran 4 x 4 cm, di kasur biru yang seadanya, Helena menangis tersedu-sedu, air matanya terus keluar membasahi bantal, dadanya perih bagikan luka terkena garam. Ia sibuk mempertanyakan \u201capa yang salah dari dirinya?\u201d \u201cberhakkah ia dicintai?\u201d dan \u201cmengapa ia terus diperlakukan seenaknya&hellip;&nbsp;Selengkapnya &raquo;Cita, Peluk, dan Pulang &#8211; Cerita Motivasi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"AL-QOLAM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-15T13:40:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-15T13:40:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Latar-Belakang.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Fitri A\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ed720d9b70d208b2b550c8061f941e1e\"},\"headline\":\"Cita, Peluk, dan Pulang &#8211; Cerita Motivasi\",\"datePublished\":\"2026-05-15T13:40:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-15T13:40:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/\"},\"wordCount\":1065,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/Latar-Belakang.png\",\"keywords\":[\"cerita motivasi\",\"Friday Love Letter\",\"Karya Kepenulisan\",\"karya tulis\"],\"articleSection\":[\"Cerita Motivasi\",\"Friday Love Letter\",\"Karya Tulis\",\"Kepenulisan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/\",\"name\":\"Cita, Peluk, dan Pulang - Cerita Motivasi - AL-QOLAM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/Latar-Belakang.png\",\"datePublished\":\"2026-05-15T13:40:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-15T13:40:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/Latar-Belakang.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/Latar-Belakang.png\",\"width\":2048,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/15\\\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cita, Peluk, dan Pulang &#8211; Cerita Motivasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/\",\"name\":\"AL-QOLAM\",\"description\":\"Menulis untuk Peradaban\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"AL-QOLAM\",\"url\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"AL-QOLAM\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ed720d9b70d208b2b550c8061f941e1e\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png88a701d01f1299b3884495dc31ba9e5e\",\"url\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/alqolamupi.my.id\\\/index.php\\\/author\\\/alqolam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cita, Peluk, dan Pulang - Cerita Motivasi - AL-QOLAM","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cita, Peluk, dan Pulang - Cerita Motivasi - AL-QOLAM","og_description":"Cita, Peluk, dan Pulang Karya: Dwi Fitri Anggraini Malam jum\u2019at di ruang kos-kosan ukuran 4 x 4 cm, di kasur biru yang seadanya, Helena menangis tersedu-sedu, air matanya terus keluar membasahi bantal, dadanya perih bagikan luka terkena garam. Ia sibuk mempertanyakan \u201capa yang salah dari dirinya?\u201d \u201cberhakkah ia dicintai?\u201d dan \u201cmengapa ia terus diperlakukan seenaknya&hellip;&nbsp;Selengkapnya &raquo;Cita, Peluk, dan Pulang &#8211; Cerita Motivasi","og_url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/","og_site_name":"AL-QOLAM","article_published_time":"2026-05-15T13:40:15+00:00","article_modified_time":"2026-05-15T13:40:17+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1024,"url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Latar-Belakang.png","type":"image\/png"}],"author":"Dwi Fitri A","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/person\/ed720d9b70d208b2b550c8061f941e1e"},"headline":"Cita, Peluk, dan Pulang &#8211; Cerita Motivasi","datePublished":"2026-05-15T13:40:15+00:00","dateModified":"2026-05-15T13:40:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/"},"wordCount":1065,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Latar-Belakang.png","keywords":["cerita motivasi","Friday Love Letter","Karya Kepenulisan","karya tulis"],"articleSection":["Cerita Motivasi","Friday Love Letter","Karya Tulis","Kepenulisan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/","name":"Cita, Peluk, dan Pulang - Cerita Motivasi - AL-QOLAM","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Latar-Belakang.png","datePublished":"2026-05-15T13:40:15+00:00","dateModified":"2026-05-15T13:40:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Latar-Belakang.png","contentUrl":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Latar-Belakang.png","width":2048,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2026\/05\/15\/cita-peluk-dan-pulang-cerita-motivasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cita, Peluk, dan Pulang &#8211; Cerita Motivasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#website","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/","name":"AL-QOLAM","description":"Menulis untuk Peradaban","publisher":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization","name":"AL-QOLAM","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"AL-QOLAM"},"image":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/person\/ed720d9b70d208b2b550c8061f941e1e","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png88a701d01f1299b3884495dc31ba9e5e","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/alqolamupi.my.id"],"url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/author\/alqolam\/"}]}},"authors":[{"term_id":249,"user_id":0,"is_guest":1,"slug":"dwi-fitri-a","display_name":"Dwi Fitri A","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","1":"","2":"","3":"","4":"","5":"","6":"","7":"","8":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=756"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/756\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":757,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/756\/revisions\/757"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=756"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}