{"id":558,"date":"2024-10-18T07:34:37","date_gmt":"2024-10-18T07:34:37","guid":{"rendered":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/?p=558"},"modified":"2024-10-18T07:34:39","modified_gmt":"2024-10-18T07:34:39","slug":"di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/","title":{"rendered":"Di Bandara Kala Itu&#8230; &#8211; Kumpulan Fiksi Mini &#8211; Bagian 4"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em><span style=\"background-color:var(--nv-primary-accent)\" class=\"has-inline-background\">Karya-karya berikut ini merupakan hasil praktik menulis deskripsi berdasarkan gambar pemantik pada kegiatan \u201cBingkai Ilmu dan Kajian Kepenulisan 2024\u201d yang diselenggarakan oleh UKM KI Al-Qolam UPI.<\/span><\/em><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-540\" srcset=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image.jpeg 800w, https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-300x225.jpeg 300w, https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">\u2003Terik matahari menembus kaca-kaca besar, memantulkan bayangan pesawat yang berjajar di landasan. Troli-troli bergerak pelan, sesekali berhenti di depan gerbang keberangkatan. Orang-orang dengan tas punggung dan koper-koper kecil berdiri, duduk, atau berjalan dengan tatapan yang fokus ke depan, seolah waktu terus berputar dengan cepat. Di kejauhan, deretan layar digital berkelap-kelip, menampilkan jadwal keberangkatan dan kedatangan, mengiringi detik yang terus berdetak. Petugas dengan seragam rapi berkeliling, memberi isyarat dengan tangan yang tegas, memastikan semuanya berjalan sesuai rencana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Penulis: Daniir (Fleasure)<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">\u2003Senja di langit jingga tampak menyambut kedatangan para penumpang pesawat. Banyak orang membawa barang bawaannya masing-masing. Beberapa dari mereka berseru riang, berjumpa kembali dengan teman dan keluarga yang menjemputnya, melepas rindu, bersiap menikmati suasana kota yang menjadi tujuannya pulang. Matahari yang perlahan surut di kaki barat menjadi saksi atas pertemuan yang sudah lama didambakan itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Ay Dhiyaa<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">\u2003Dalam kelam senja yang perlahan terbenam, seorang wanita masuk kedalam Bandara. Gemerlap sinar matahari jingga menembus kaca Bandara yang luas, menyinari helaian rambut yang terurai, menciptakan siluet keemasan yang memukau. Dari kejauhan, ia seakan bagai lukisan hidup yang menyatu sempurna dengan latar keindahan senja. Tiap langkahnya seolah berirama dengan detak jantung orang-orang yang berlalu lalang, sibuk dengan urusan masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Penulis: Dari Makhluk Bumi<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">\u2003Bandara, salah satu tempat persinggahan pulang perginya orang-orang. Berpacu menghirup udara seakan mau habis saja. Rasa lega ketika sampai, rasa cemas, ingin terburu-buru sampai di tempat yang dituju. Tidak banyak yang saling sapa, semua sibuk dengan perasannya masing-masing. Bahkan langit sore ikut serta menemani. Ada cerita apa dibalik pulang, perginya mereka? harap-harap cerita baik, namun kerap kali sendu membiru. Doa selalu teriringi setiap langkah, tidak mungkin sang khalik berdiam diri. Pilot yang membawa keberangkatan saja bisa dipercayai, mustahil sang maha pasti tidak diikut sertakan dalam hati-hati yang selalu mengharap keselamatan atas diri. Percaya dan yakin, Allah selalu melindungi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Penulis: Restifani<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">\u2003Di selasar pagi kutemukan secarik puisi, gemuruh angin desirkan bait bait sunyi mengetuk hati, Teringat tragedi dua tiga bulan Juni, aku kunjungi tempat ini lagi. Di musim yang ranggas angin bertiup begitu deras menampar reranting getas. Begitupun kenangan ; menjelma di tiap deru nafas.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Diazz<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Be Aware of One Thing<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">\u2003Langit senja mulai terlihat. Namun, kegiatan masih berlangsung seperti awalnya pagi. Riuhnya tempat itu menemaniku dalam kesendirian. Aku melihat sekeliling. Semua orang menggandeng barang berharganya. Aku menarik napas panjang seolah rasa sesak menghinggapi relung pernapasan. Mencoba untuk berjalan dan mengitari setiap koridor. Apakah ada yang mengenalku? Menunggu satu orang yang sangat berharga dalam hidupku setelah mama. Namun, semuanya sia-sia. Aku kembali menyadarkan diri dan pikiranku. Aku harus ikhlas dan mengakui bahwa ia telah bahagia di surga-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Penulis: Dhia Salsabila<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">\u2003Aroma kesedihan menguar bersama pahitnya kopi yang kuminum. Dadaku semakin sesak terimpit batu-batu besar nan tajam. Sungguh pedih perpisahan yang harus dijalani. Masih tampak jelas wajah-wajah penuh guratan itu di pelupuk mataku. Linangan air matanya ibarat sungai yang telah menghanyutkan berlian. Mereka harus kehilangan satu-satunya permata yang menjadi buah hatinya. Jiwaku seakan terenggut oleh Pedang Zulfiqar. Tersayat, terkoyak, dan terempas. Kini, tubuhku hanya seonggok daging tanpa nyawa.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Iis Sumiati<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">\u2003Di sore hari yang hangat, Bandara Soekarno-Hatta dipenuhi berbagai macam orang. Seorang ibu dengan dua anak kecil tampak tergesa-gesa menuju gerbang keberangkatan, sementara seorang pria tua duduk tenang, menikmati secangkir kopi di kafe bandara. Di sudut lain, sepasang kekasih saling berpelukan erat, enggan berpisah. Suara pengumuman penerbangan bergema, menambah suasana riuh. Meski begitu, ada rasa tenang di tengah keramaian ini. Setiap orang membawa cerita, harapan, dan rencana, semuanya berkumpul di tempat yang sama untuk melanjutkan perjalanan hidup mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Putri<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karya-karya berikut ini merupakan hasil praktik menulis deskripsi berdasarkan gambar pemantik pada kegiatan \u201cBingkai Ilmu dan Kajian Kepenulisan 2024\u201d yang diselenggarakan oleh UKM KI Al-Qolam UPI. \u2003Terik matahari menembus kaca-kaca besar, memantulkan bayangan pesawat yang berjajar di landasan. Troli-troli bergerak pelan, sesekali berhenti di depan gerbang keberangkatan. Orang-orang dengan tas punggung dan koper-koper kecil berdiri,&hellip;&nbsp;<a href=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/\" class=\"\" rel=\"bookmark\">Selengkapnya &raquo;<span class=\"screen-reader-text\">Di Bandara Kala Itu&#8230; &#8211; Kumpulan Fiksi Mini &#8211; Bagian 4<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":540,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","footnotes":""},"categories":[227,16,9],"tags":[228,20,18],"ppma_author":[13],"class_list":["post-558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fiksi-mini","category-friday-love-letter","category-karya-tulis","tag-fiksi-mini","tag-friday-love-letter","tag-karya-tulis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Di Bandara Kala Itu... - Kumpulan Fiksi Mini - Bagian 4 - AL-QOLAM<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Di Bandara Kala Itu... - Kumpulan Fiksi Mini - Bagian 4 - AL-QOLAM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Karya-karya berikut ini merupakan hasil praktik menulis deskripsi berdasarkan gambar pemantik pada kegiatan \u201cBingkai Ilmu dan Kajian Kepenulisan 2024\u201d yang diselenggarakan oleh UKM KI Al-Qolam UPI. \u2003Terik matahari menembus kaca-kaca besar, memantulkan bayangan pesawat yang berjajar di landasan. Troli-troli bergerak pelan, sesekali berhenti di depan gerbang keberangkatan. Orang-orang dengan tas punggung dan koper-koper kecil berdiri,&hellip;&nbsp;Selengkapnya &raquo;Di Bandara Kala Itu&#8230; &#8211; Kumpulan Fiksi Mini &#8211; Bagian 4\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"AL-QOLAM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-18T07:34:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-18T07:34:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/person\/ed720d9b70d208b2b550c8061f941e1e\"},\"headline\":\"Di Bandara Kala Itu&#8230; &#8211; Kumpulan Fiksi Mini &#8211; Bagian 4\",\"datePublished\":\"2024-10-18T07:34:37+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-18T07:34:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/\"},\"wordCount\":615,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization\"},\"keywords\":[\"fiksi mini\",\"Friday Love Letter\",\"karya tulis\"],\"articleSection\":[\"Fiksi Mini\",\"Friday Love Letter\",\"Karya Tulis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/\",\"url\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/\",\"name\":\"Di Bandara Kala Itu... - Kumpulan Fiksi Mini - Bagian 4 - AL-QOLAM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-10-18T07:34:37+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-18T07:34:39+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Di Bandara Kala Itu&#8230; &#8211; Kumpulan Fiksi Mini &#8211; Bagian 4\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/\",\"name\":\"AL-QOLAM\",\"description\":\"Menulis untuk Peradaban\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization\",\"name\":\"AL-QOLAM\",\"url\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"AL-QOLAM\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/person\/ed720d9b70d208b2b550c8061f941e1e\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/person\/image\/88a701d01f1299b3884495dc31ba9e5e\",\"url\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/alqolamupi.my.id\"],\"url\":\"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/author\/alqolam\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Di Bandara Kala Itu... - Kumpulan Fiksi Mini - Bagian 4 - AL-QOLAM","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Di Bandara Kala Itu... - Kumpulan Fiksi Mini - Bagian 4 - AL-QOLAM","og_description":"Karya-karya berikut ini merupakan hasil praktik menulis deskripsi berdasarkan gambar pemantik pada kegiatan \u201cBingkai Ilmu dan Kajian Kepenulisan 2024\u201d yang diselenggarakan oleh UKM KI Al-Qolam UPI. \u2003Terik matahari menembus kaca-kaca besar, memantulkan bayangan pesawat yang berjajar di landasan. Troli-troli bergerak pelan, sesekali berhenti di depan gerbang keberangkatan. Orang-orang dengan tas punggung dan koper-koper kecil berdiri,&hellip;&nbsp;Selengkapnya &raquo;Di Bandara Kala Itu&#8230; &#8211; Kumpulan Fiksi Mini &#8211; Bagian 4","og_url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/","og_site_name":"AL-QOLAM","article_published_time":"2024-10-18T07:34:37+00:00","article_modified_time":"2024-10-18T07:34:39+00:00","og_image":[{"width":800,"height":600,"url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/image.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/person\/ed720d9b70d208b2b550c8061f941e1e"},"headline":"Di Bandara Kala Itu&#8230; &#8211; Kumpulan Fiksi Mini &#8211; Bagian 4","datePublished":"2024-10-18T07:34:37+00:00","dateModified":"2024-10-18T07:34:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/"},"wordCount":615,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization"},"keywords":["fiksi mini","Friday Love Letter","karya tulis"],"articleSection":["Fiksi Mini","Friday Love Letter","Karya Tulis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/","name":"Di Bandara Kala Itu... - Kumpulan Fiksi Mini - Bagian 4 - AL-QOLAM","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#website"},"datePublished":"2024-10-18T07:34:37+00:00","dateModified":"2024-10-18T07:34:39+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/2024\/10\/18\/di-bandara-kala-itu-kumpulan-fiksi-mini-bagian-4\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Di Bandara Kala Itu&#8230; &#8211; Kumpulan Fiksi Mini &#8211; Bagian 4"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#website","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/","name":"AL-QOLAM","description":"Menulis untuk Peradaban","publisher":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#organization","name":"AL-QOLAM","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"AL-QOLAM"},"image":{"@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/person\/ed720d9b70d208b2b550c8061f941e1e","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/#\/schema\/person\/image\/88a701d01f1299b3884495dc31ba9e5e","url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/alqolamupi.my.id"],"url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/author\/alqolam\/"}]}},"authors":[{"term_id":13,"user_id":1,"is_guest":0,"slug":"alqolam","display_name":"admin","avatar_url":{"url":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png","url2x":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-cropped-logo_Al-Qolam-removebg-preview.png"},"first_name":"","last_name":"","user_url":"https:\/\/alqolamupi.my.id","job_title":"","description":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=558"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":647,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/558\/revisions\/647"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/540"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=558"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/alqolamupi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}